NADIKABAR.COM — Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengimbau masyarakat agar tidak tergiur tawaran menjadi tentara bayaran di luar negeri menyusul adanya warga Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, yang diduga terlibat dalam konflik bersenjata negara lain.

Muzani di Natuna, Rabu, mengatakan masyarakat perlu menjaga loyalitas terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk dengan tidak tergiur tawaran pekerjaan sebagai tentara bayaran.

"Iming-iming atau tawaran terhadap pekerjaan, apalagi berkonotasi dengan tentara bayaran, saya rasa tidak dibenarkan," katanya.

Menurut dia, menjaga loyalitas terhadap negara tidak hanya menjadi tanggung jawab masyarakat, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah.

Salah satu upayanya, kata Muzani, adalah memastikan tersedianya lapangan pekerjaan yang layak sehingga masyarakat mempunyai kesempatan meningkatkan kesejahteraan tanpa tergiur tawaran pekerjaan berisiko di luar negeri.