Doa ini merupakan pengakuan tulus seorang hamba bahwa seluruh jiwa, harta, dan apa yang ada di bumi adalah milik Allah SWT, dan kepadanya pula semuanya akan kembali. Doa tersebut mengajarkan bahwa kematian harus diterima dengan sabar dan tawakal.

Allah SWT memuji hamba-Nya yang mengamalkan sikap ini dalam Surah Al-Baqarah ayat 157:

اُولٰۤىِٕكَ عَلَيْهِمْ صَلَوٰتٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۗوَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُهْتَدُوْنَ

"Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk."

Kitab Al-Adzkar dan Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi serta buku Fikih Sunnah karya Sayyid Sabiq mencantumkan hadits shahih tentang anjuran mengucapkan kalimat tarji' saat mendengar kabar kematian.

Dari Ummu Salamah RA, Rasulullah SAW bersabda,