"Jadi saya boleh dibilang suka ngapel, pacaran, waktu pacaran itu jaman dulu itu, tahun '82 ya, itu di sini. Saya ke sini jemput Memes habis latihan, habis itu baru kita dating gitu ya," cerita Addie.
Karier musik Addie kian melesat saat kembali dipercaya mengaransemen karya Guruh untuk penyanyi legendaris Chrisye pada tahun 1984.
"Terus tahun '84 waktu saya pertama kali dipercayakan membuat album Chrisye. Itu saya beruntung dapat kesempatan membuat aransemen karya Guruh Sukarnoputra ini yaitu lagu 'Sendiri' tahun '84," ungkap dia.
Bagi Addie, Guruh Soekarnoputra merupakan maestro musik yang konsisten menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan etika budaya Indonesia. "Tapi di awal karier saya itu, saya ingat satu tokoh musik saat itu yang bukan hanya saya kagumi karena musikalitasnya, tetapi semangat ke-Indonesiaan," imbuh Addie.
"Yang selalu bicara soal batik, soal adab, etika, Indonesia, yang selalu mengingatkan itu. Sampai di akhir hayatnya saya dengar itu kalau melihat cara orang berbusana apa segala macam," lanjut dia.
Senada dengan sang suami, Memes mengenang masa remajanya yang dihabiskan dengan menimba ilmu berkesenian di bawah asuhan langsung Guruh Soekarnoputra. Di sanggar tari tersebut, Memes mengaku ditempa banyak hal, mulai dari kepribadian hingga kecintaan terhadap identitas budaya Nusantara.