"Film ini, punya tempat spesial di hati aku karena, aku persembahkan film ini buat almarhum kakek aku juga yang meninggalnya ketika shooting film ini. Jadi inget gitu rasanya," kenang Adhisty Zara.

Selama proses produksi yang berlangsung di Bandung, kakek Adhisty Zara tengah menjalani perawatan intensif di ruang ICU. Ia mengaku harus membagi konsentrasi tim redaksi tanggung jawabnya sebagai pemeran utama dan keinginannya untuk mendampingi sang kakek di masa-masa kritis.

"Karena buat aku sendiri proses syuting ini tuh bisa dibilang susah banget. Susah banget karena, jadi kebetulan kita tuh kan syuting di Bandung, terus ketika film ini mulai syuting, kakekku tuh almarhum masuk ICU," terangnya.