Ia mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari festival yang mengangkat potensi lokal Lamongan tersebut.

"Pokoknya Alhamdulillah deh," kata Anik.

Festival Bandeng Lele Megilan pun menjadi lebih dari sekadar lomba kuliner. Bandeng dan lele yang selama ini dikenal sebagai hasil budi daya masyarakat diolah menjadi simbol potensi daerah sekaligus ruang kreativitas warga.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat dalam suasana perayaan kemerdekaan.

Melalui festival ini, potensi perikanan Lamongan diharapkan semakin dikenal, tidak hanya sebagai komoditas hasil tambak, tetapi juga sebagai bagian dari identitas kuliner dan penggerak ekonomi masyarakat.

"Semoga ke depan, festival bandeng lele ini akan semakin bergairah," harap bupati yang akrab disapa Pak Yes itu.

Sebelum Festival Bandeng Lele Megilan dimulai, rangkaian kegiatan terlebih dahulu diawali dengan jalan sehat. Sekitar 300 peserta mengikuti jalan sehat dengan jarak tempuh mencapai 8 kilometer.

Perpaduan jalan sehat, kuliner, adu kreativitas kostum, hiburan, gunungan ikan, dan pengundian hadiah membuat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Turi berlangsung semarak.