"Mereka lah yang selama ini menjadi lini terdepan yang umur 10-24 tahun menjadi GenRe (Generasi Berencana) yang semangatnya tiga yaitu, satu kampanye tentang jangan melakukan sex pra-nikah, yang kedua jangan melakukan pernikahan dini dan yang ketiga jangan napza (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya)," ungkap Wihaji dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).
Melalui ADUJAKNAS 2026, Wihaji berharap kreativitas dan gagasan remaja tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi dapat berkembang menjadi praktik baik di lingkungan masing-masing. Semangat "Gen Z Impact: Gerak Nyata untuk Indonesia" juga diharapkan mendorong lahirnya berbagai inisiatif yang berdampak bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran GenRe dalam pembangunan masa depan bangsa.