NADIKABAR.COM — Advokasi Koalisi Warga Jakarta untuk Keadilan (KWJK) dengan Kementerian Sosial (Kemensos) membuat 406 keluarga yang masuk kelompok desil 1 hingga 4 dapat diproses untuk pembukaan rekening sebagai bagian dari tahapan penyaluran bantuan sosial (bansos).
"Ini merupakan hasil pemadanan data yang dihimpun dan diserahkan kepada Kementerian Sosial," kata Ketua Umum KWJK Marlo Sitompul di Jakarta, Rabu
Dia mengatakan hasil tersebut merupakan kemajuan dalam perjuangan warga miskin Jakarta yang sebelumnya menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi pada Kamis (17/9).
Menurut dia, dalam proses pemadanan itu, data yang dihimpun melalui posko-posko warga KWJK sebelumnya berjumlah sekitar 4.600 data. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan data ganda sehingga jumlahnya menjadi sekitar 2.900 keluarga.
"Dari jumlah itu, 406 data keluarga di Jakarta yang berada pada desil 1 hingga 4 akan diproses untuk pembukaan rekening penyaluran bansos," ujar Mario.
Sementara itu, data lainnya masih membutuhkan penelusuran lebih lanjut karena terdapat ketidaksesuaian kategori desil maupun persoalan administrasi lainnya.
"Perbaikan dan pengusulan desil penerima bansos ini terus kita lakukan sinkronisasi, sehingga semua warga miskin betul-betul bisa mendapatkan haknya dan bantuan ini harus tepat sasaran," tutur Mario.
Pihaknya pun mendorong Kemensos agar tidak hanya mengandalkan sistem pendataan digital dalam menyelesaikan persoalan bansos.