"Kalau pertanyaan kita kesulitan akomodasi, kesulitan transportasi rasanya akan terjawab dengan yang ditandatangani pada sore hari ini," ujar Direktur Utama ITDC Troy Warokka dalam rilis kepada NadiKabar.

Skema tersebut meliputi akomodasi, transportasi udara dan laut, layanan airport hospitality, serta travel package. Kerjasama nantinya mencakup penanganan kargo yang dianggap sebagai elemen penting dalam operasional gelaran.

Aktivitas cargo handling akan mulai bergerak sekitar dua minggu sebelum MotoGP Indonesia 2026 untuk memastikan kebutuhan logistik berjalan baik, terutama motor dan perlengkapan tim balap MotoGP.

Bagi Troy, MotoGP bukan sekadar olahraga tapi juga bisnis. Itulah mengapa MotoGP sangat penting mendorong pariwisata dan perekonomian dengan meningkatkan kunjungan wisatawan, memperpanjang length of stay, serta mengungkit tourism spending.

Menurut Troy, penyelenggaraan MotoGP 2025 menghasilkan dampak ekonomi sebesar Rp 4,9 triliun. Efeknya tidak hanya dirasakan di Mandalika, tetapi juga menjalar ke sejumlah daerah lain di Indonesia.