"Harapan kita tentu bisa berkolaborasi melalui dunia otomotif untuk membangun Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru. Kita juga ingin menentang balapan liar, memajukan otomotif, serta memperhatikan seluruh atlet yang tergabung di dalamnya," jelasnya.

Agung menegaskan, fokus IMI pada periode mendatang tidak hanya berkaitan dengan kegiatan balapan. Organisasi tersebut juga memiliki bidang pariwisata dan berbagai kegiatan lain yang dinilai dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah, termasuk peningkatan sumber daya manusia (SDM).

Salah satu agenda yang ingin diperjuangkan dalam Rakernas kali ini adalah mendatangkan lebih banyak event berskala nasional ke Kota Pekanbaru. Kegiatan tersebut mencakup olahraga otomotif, pariwisata, maupun agenda nasional lainnya.

"Kita akan membawa event-event nasional ke Kota Pekanbaru. Termasuk event pariwisata, balapan, dan kegiatan lainnya. Harapan kita juga ada fasilitas atau bangunan olahraga yang bisa dibantu pembangunannya, khususnya untuk Kota Pekanbaru," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum IMI Pusat Moreno Soeprapto mengapresiasi pelaksanaan Rakernas dan pelantikan pengurus IMI Riau. Dia menyebut kegiatan di Pekanbaru menjadi agenda Rakernas pertama di luar Jakarta selama masa kepemimpinannya.

Moreno menilai pengurus provinsi menjadi ujung tombak pelaksanaan program IMI. Menurutnya, meskipun pengurus pusat menjalankan fungsi administrasi, implementasi berbagai program organisasi lebih banyak berlangsung di daerah.

Dia juga menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini. IMI Pusat telah menyiapkan regulasi dan kejuaraan berjenjang untuk mencari serta mengembangkan bibit pembalap, baik roda dua maupun roda empat.