NADIKABAR.COM — Sayuran hijau dengan label "protein greens" mulai bermunculan sebagai pilihan baru untuk menambah asupan protein dari makanan nabati. Namun, pakar gizi mengatakan kandungan protein dalam sayuran tersebut masih relatif kecil sehingga tidak dapat menggantikan sumber protein utama.

Pakar gizi terdaftar Melanie Marcus mengatakan "protein greens" merupakan campuran sayuran hijau yang dipilih karena secara alami memiliki kandungan protein lebih tinggi dibandingkan selada biasa.

Mengutip Real Simple pada Selasa (22/9), campuran tersebut dapat terdiri atas pucuk kacang polong, bayam, kale, pokcoy, dan sayuran hijau lainnya. Dalam satu kemasan seberat sekitar 119 gram, kandungan proteinnya dapat mencapai sekitar 5 gram.

Menurut Marcus, jumlah tersebut memang lebih tinggi dibandingkan selada biasa. Namun, ia tetap menganggap "protein greens" sebagai sayuran dan bukan sumber protein utama dalam makanan.