Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
AHY: Kekuasaan Bukan Milik Seseorang untuk Selamanya
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap pengalaman Partai Demokrat dalam kancah politik yang sempat mengalami kemenangan dan kekalahan. Baginya, hal itu men
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Sabtu, 5 September 2026 pukul 19:12 WIB
• ⏱ 2 menit baca
"Hukum tidak boleh berubah karena nama, jabatan, kekayaan, ataupun kedekatan dengan kekuasaa. Prinsip itu harus dimulai dari diri kita sendiri. Kader Demokrat tidak boleh meminta perlakuan istimewa di hadapan hukum," lanjutnya.
AHY juga meminta kadernya tak memberi pembelaan hanya karena merasa orang yang bersalah sebagai kawan. Kadernya juga dilarang olehnya untuk menyerang pihak yang dianggap sebagai lawan politik.
"Kita tidak boleh membela yang salah hanya karena ia kawan, dan jangan menyerang yang benar hanya karena ia lawan," tuturnya.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.