NADIKABAR.COM — Langit Solo masih gelap ketika koper-koper besar mulai memenuhi Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo, Selasa (13/10) dini hari WIB.
Sebagian atlet datang bersama keluarga. Pelukan, salaman, dan pesan-pesan mengiringi mereka sebelum memasuki area keberangkatan.
Ada pula yang langsung berkumpul bersama rekan satu cabang olahraga, memastikan barang bawaan, berbincang ringan, atau sekadar mencoba tidur di kursi bandara.
Pukul 05.40 WIB, perjalanan menuju Jepang dimulai. Tujuannya Aichi-Nagoya, tempat Asian Para Games 2026 akan berlangsung pada 18-24 Oktober.
Namun perjalanan 103 atlet Indonesia pagi itu tentu tidak dimulai ketika pesawat meninggalkan landasan. Berbulan-bulan latihan, pemusatan latihan, kualifikasi hingga berbagai uji coba telah mereka jalani untuk mendapatkan tempat di kontingen Merah Putih.