Jendi Pangabean membawa tekad serupa. Bagi perenang asal Sumatera Selatan tersebut, Nagoya akan menjadi Asian Para Games keempat. Pada usia 35 tahun, peraih emas 100 meter gaya punggung putra S9 pada Asian Para Games 2018 dan 2022 itu masih memiliki keinginan yang sama untuk menjadi yang terbaik.

"Persiapannya sekarang sudah persiapan akhir. Tinggal menjaga kondisi supaya nanti ketika pertandingan benar-benar siap," ujar Jendi.

Subhan dan Jendi hanya dua dari 103 atlet yang dibawa Indonesia. Di dalam rombongan yang sama terdapat atlet senior dengan sederet prestasi internasional, juara bertahan, hingga wajah-wajah baru yang untuk pertama kali akan merasakan persaingan Asian Para Games.

Secara keseluruhan, kontingen Indonesia berkekuatan 210 personel yang terdiri atas 103 atlet dan 107 ofisial maupun pendamping. Mereka akan ambil bagian pada 12 cabang olahraga.

Cabang olahraganya berbeda, begitu pula kelas pertandingan dan target masing-masing. Namun mereka datang membawa satu nama yang sama. Indonesia.