Keluhan serupa disampaikan pegawai Indomaret di Senggigi yang enggan disebutkan namanya. Ia mengatakan air terkadang baru mengalir pada malam hari, saat toko hendak tutup.

"Udah lama ini. Kadang saat jam 11 malam baru airnya keluar, itupun kecil. Itu saat-saat kami mau pulang," ujar perempuan tersebut.

Gangguan air bersih tersebut tak hanya dirasakan pelaku usaha. Sejumlah warga di kawasan Senggigi juga mengaku kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Warga bahkan terpaksa membeli air galon untuk keperluan mandi dan membersihkan diri setelah buang air kecil maupun besar.

"Kalau ada tempat numpang mandi ya numpang. Kalau tidak ada ya kadang kami beli air galon," ucap salah seorang warga bernama Ananta.