Selain menekan biaya logistik, strategi lain yang bisa ditempuh pemerintah yakni dengan menarik lebih banyak investasi.

Menko Airlangga menuturkan pertumbuhan investasi perlu lebih cepat dibandingkan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) karena investasi dapat menciptakan lapangan kerja, menghemat devisa, sekaligus meningkatkan ekspor.

"Investasi itu menciptakan lapangan pekerjaan dan juga menghemat devisa dan juga meningkatkan ekspor. Jadi inilah yang diharapkan menjadi penunjang utama perekonomian," ujar Airlangga.

Di samping itu, pemerintah juga perlu terus mendorong peningkatan nilai tambah ekspor. Dalam upaya tersebut, efisiensi logistik menjadi salah satu faktor yang berperan dalam memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global.