NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong peningkatan investasi dan kerja sama industri dengan Republik Tatarstan, Federasi Rusia, guna memperkuat manufaktur, otomotif, perkapalan, petrokimia, dan teknologi digital nasional.

"Indonesia melihat potensi besar untuk memperkuat kerja sama ekonomi dengan Tatarstan, khususnya melalui peningkatan investasi, pengembangan industri, dan pemanfaatan teknologi," kata Airlangga, dalam keterangan yang terkonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Republik Indonesia dan Republik Tatarstan Federasi Rusia terus menjajaki peluang penguatan kerja sama ekonomi melalui peningkatan perdagangan, investasi, dan kemitraan industri.

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan Menko Airlangga dengan Rais (Kepala) Republik Tatarstan Federasi Rusia Rustam Minnikhanov di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dengan salah satu wilayah industri utama Rusia yang memiliki keunggulan di bidang manufaktur, otomotif, perkapalan, petrokimia, dan teknologi digital.

Kedua pihak melihat potensi besar untuk mengembangkan kerja sama yang tidak hanya berorientasi pada perdagangan, tetapi juga mendorong investasi, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas industri.

"Kami berharap berbagai peluang yang telah dibahas dapat segera ditindaklanjuti menjadi proyek konkret yang memberikan manfaat bagi kedua pihak," ujar Airlangga.