NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak naik hingga akhir tahun 2026.

Hal itu ia sampaikan di tengah ketidakpastian global akibat perang di Selat Hormuz dan perang Rusia-Ukraina yang masih berlangsung.

Menurut Airlangga, Indonesia masih bisa meredam dampak ketidakpastian global itu melalui bantalan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kita tahu perang di Selat Hormuz sudah (berlangsung) 6 bulan, ini sudah lebih dan ujungnya kita belum kelihatan ujungnya. Kemudian yang perang Ukraina pun belum selesai, namun kelihatannya dunia sudah mulai imun terhadap kedua perang tersebut. Ya tentu gonjang-ganjing perubahan harga minyak yang terus selalu dimonitor," kata Airlangga dalam acara ANTARA Business Forum (ABF) 2026 di Jakarta, Rabu.