β€œUntuk menjaga pertumbuhan ekonomi, menjaga kebijakan fiskal moneter dan sektor riil, ini harus terus disinergikan terutama juga untuk mendorong ekspor daripada sektor riil,” kata Airlangga.

Ia memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah, salah satunya adalah penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) tahap ketiga dengan dana yang disediakan sebesar Rp20,44 triliun bagi 27,13 juta keluarga penerima manfaat.

Kemudian, bantuan beras dilanjutkan untuk periode Oktober hingga Desember 2026, sebesar 10 kilogram per bulan bagi 33,2 juta penerima. Sementara itu, realisasi penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mencapai 817 ribu ton hingga 20 September 2026.

Pemerintah juga menjalankan Gerakan Pangan Murah bersama Bank Indonesia, termasuk melalui kerja sama antardaerah. Selain itu, pemerintah mendorong pemberian insentif biodiesel serta insentif transportasi untuk periode libur sekolah dan hari besar keagamaan.

β€œIni seluruhnya juga untuk membantu menjaga inflasi, di samping itu juga mendorong daya beli masyarakat di kuartal keempat,” kata Airlangga.