NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan dokumen Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) diteken pada pekan ini.

Penandatangan itu diperlukan untuk menjaga perdagangan bagi produk Indonesia di pasar Uni Eropa, menyusul berakhirnya fasilitas tarif khusus Generalised System of Preferences (GSP) pada 1 Januari 2027 mendatang.

"GSP facility kita akan mati. Karena GSP itu kan diberikan kepada negara-negara yang pendapatannya low income. Sedangkan, kita sudah masuk di upper middle income country. Jadi sudah tidak entitled lagi untuk mendapatkan GSP. Makanya solusinya IEU-CEPA segera ditandatangani," kata Airlangga di Jakarta, Rabu.