"Apalagi ini pelajar SMP dan SMA. Mungkin paling heboh penontonnya ketimbang pemainnya. Ini merupakan salah satu sinyal positif bahwa kegiatan olahraga khususnya basket mempunyai tempat tersendiri di hati anak muda," ujar Andri.

Ketua Umum DPD Perbasi DKI Jakarta Lexyndo Hakim menyambut positif penyelenggaraan BTC 2026. Menurutnya, turnamen tersebut memberikan ruang kompetisi berkualitas bagi pelajar SMP dan SMA negeri di Jakarta.

"Terima kasih karena sudah memberikan dan membuka ruang kepada anak-anak di Jakarta untuk SMP dan SMA negeri. Ini khusus SMP dan SMA negeri baik putra dan putri untuk bisa ikut berkompetisi dalam sebuah kompetisi bola basket yang dikemas secara profesional oleh para senior yang sangat mumpuni di bidangnya," kata Lexyndo.

Lexyndo menjelaskan, Perbasi DKI Jakarta telah menerbitkan surat rekomendasi untuk turnamen tersebut sejak Juli 2026. Ia menegaskan federasi tidak mempersulit penyelenggaraan kegiatan olahraga, baik yang berorientasi bisnis maupun pembinaan.

"Dari bulan Juli kami Perbasi sudah langsung memberikan rekomendasi. Jadi apa pun di Jakarta selama teman-teman siapa pun mau EO, panitia, sifatnya bisnis atau pembinaan, kami selaku federasi tidak pernah tebang pilih dan mempersulit dalam memberikan rekomendasi kegiatan," tegasnya.