Selanjutnya, kata dia, massa berkumpul di area kawasan masjid yang menjadi lokasi pembubaran aksi. Pada saat bersamaan, Rudy hendak menuju masjid untuk menunaikan salat.
"Pada saat Pak Gubernur masuk, sebenarnya sudah dihadang sama teman-teman itu. Walaupun ada celetukan-celetukan kecil," ujarmya Selasa (20/10).
Ia menilai kondisi itulah yang kemudian memicu reaksi dari ajudan gubernur. Dalam insiden yang terekam video dan beredar di media sosial, seorang demonstran perempuan disebut mengalami kontak fisik hingga ponselnya terjatuh
Sudarno mengakui reaksi ajudan bernama Aski tersebut keliru. Menurutnya tindakan fisik terhadap demonstran tidak dapat dibenarkan meskipun terjadi dalam situasi yang memanas.
"Kontak fisik yang dilakukan Aski (ajudan) itu tidak ada yang dibenarkan, enggak ada yang membenarkan," tuturnya.