NADIKABAR.COM β€” Dosen psikologi dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Nicholas Indra mengatakan tantangan dalam memberikan perlindungan anak masih perlu mendapat perhatian, terutama terkait kasus perundungan di sekolah dan lingkungan pendidikan lainnya.

"Tantangannya masih besar, termasuk kasus perundungan di sekolah dan pesantren. Artinya, upaya promosi dan pencegahan melalui sosialisasi hak anak harus terus dilanjutkan,” kata Nicholas dalam acara pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) di Puspem Kota Tangerang, Rabu.

Oleh karena itu, ia menilai sosialisasi Konvensi Hak Anak tetap penting dilakukan. Sebab, upaya pencegahan perlu berjalan beriringan dengan kemudahan akses pengaduan agar anak maupun masyarakat tidak ragu melaporkan dugaan kekerasan yang terjadi di sekitarnya.

β€œKetika pemerintah menyediakan saluran pengaduan, masyarakat menjadi tahu harus melapor ke mana. Bagi anak-anak, kanal ini juga penting agar mereka bisa berpartisipasi sebagai pelopor dan pelapor, sekaligus berani menyampaikan apa yang mereka alami atau lihat di lingkungan sekitarnya,” ujarnya.