Pada akhirnya, ukuran pembangunan tidak berhenti pada berapa persen ekonomi tumbuh, berapa triliun investasi masuk, atau berapa banyak proyek dibangun. Ukuran yang lebih penting adalah apakah masyarakat lebih mudah memperoleh pekerjaan, petani dan nelayan memperoleh harga yang lebih baik, UMKM naik kelas, anak muda tidak harus meninggalkan Sulut untuk mencari kesempatan, serta kemiskinan dan ketimpangan terus menurun.

Di usia ke-62 Sulawesi Utara memiliki modal untuk melangkah lebih jauh. Tantangannya sekarang adalah mengubah pertumbuhan menjadi kesempatan, investasi menjadi pekerjaan, dan pembangunan menjadi kesejahteraan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

"Semoga Sulawesi Utara semakin maju, produktif, inklusif, dan mampu mengambil peran lebih besar sebagai gerbang Indonesia ke kawasan Asia Pasifik," katanya.