NADIKABAR.COM — Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X menjadi korban rekayasa AI untuk mempromosikan jasa pengelolaan keuangan atau leasing yang memberikan keuntungan bagi pengguna jasa itu. Pemda DIY menyebut belum ada rencana untuk melaporkan video hasil rekayasa AI itu ke pihak berwajib.
"Sampai sejauh ini belum ada arah ke sana, untuk pelaporan resmi," ujar Koordinator Substansi Bagian Humas Biro Umum, Humas, dan Protokol Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji, kepada detikJogja lewat pesan singkat, Selasa (8/9/2026).
Ditya menyebut pihaknya telah melakukan sosialisasi dan berharap masyarakat mengetahui jika video itu rekayasa AI. Sebab, ia menduga masih ada pengguna internet yang menganggap itu video asli.
"Jika dilihat dari kasat mata banyak kejanggalan dari video tersebut, namun ternyata banyak yang memberikan respons positif terhadap unggahan video tersebut di Facebook. Artinya mungkin masih ada yang menganggap video tersebut benar," ujarnya.