"Kalau begitu ceritanya, seharusnya Persib Bandung juga bermain di tempat lain dong. Pola pikir saya dalam olahraga selalu bahwa olahraga itu harus fair play (adil)," ujarnya.

Persija memang berada dalam posisi yang berbeda dibandingkan Persib ketika melakoni laga kandang 'El Clasico'. Persib selama ini tidak menghadapi persoalan serupa ketika harus menjamu Persija di kandang sendiri.

Situasi tersebut membuat Shin merasa pertandingan seharusnya digelar dalam kondisi yang setara. Terlebih, laga melawan Persib bukan pertandingan biasa karena hasilnya bisa memiliki pengaruh besar terhadap perjalanan kedua tim dalam satu musim.

"Kita tidak boleh memberikan keuntungan sepihak kepada tim manapun. Kedua tim harus selalu bertanding secara adil dan dalam kondisi yang sama persis. Itulah semangat olahraga yang sesungguhnya," ucap Shin Tae-yong.

Pengalaman musim lalu menjadi salah satu gambaran betapa rumitnya situasi yang dihadapi Persija. Saat harus menjamu Persib, Persija bahkan terpaksa terusir jauh dari Jakarta dan memainkan pertandingan di Samarinda.

Kini, penantian panjang itu akhirnya menemui titik terang. Persija memastikan laga melawan Persib akan kembali digelar di Jakarta, tepatnya di stadion terbesar dan paling ikonik di ibu kota, SUGBK.