Ular itu kemudian dievakuasi bersama dua petugas lain dari tumpukan bata. Nampak juga ular sepanjang 3 meter itu dibentangkan usai dievakuasi.
"Kami tetap menggunakan alat bantu seperti grabstick untuk mengamankan posisi kepala ular terlebih dahulu agar tidak melakukan serangan. Penanganan ini dilakukan untuk keamanan diri, lingkungan, sekaligus menjaga kondisi ular itu sendiri," tambah Iman.
"Saat ini, ular king kobra tersebut diamankan sementara di Pos Damkar Purwodadi. Rencananya, ular tersebut akan dimanfaatkan sebagai media edukasi dan pelatihan penanganan reptil bagi Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Bagelen pada September mendatang," pungkasnya.