Judika mengatakan situasi sempat ricuh. Beberapa orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut bahkan berhasil melarikan diri dari lokasi.
"Begitu diambil motornya, driver minta tolong ke warga, berteriak. Warga datang menolong dan terjadilah chaos. Namun, ada yang sempat lari," ujarnya.
Judika juga menyebut pihaknya mendapat informasi bahwa salah seorang pria yang diduga debt collector sempat mengeluarkan senjata api ketika dikerumuni warga.
"Itu debt collector-nya mengambil senpi dari tas karena nggak tahan dengan massa. Iya, senpi," pungkasnya.
Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Fandi Setiawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan insiden itu terjadi pada Selasa sore.
Setelah memperoleh laporan mengenai keributan tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi. Korban bersama sejumlah pria yang diduga sebagai debt collector kemudian dibawa ke Polsek Medan Baru untuk menjalani pemeriksaan.