Dia mengatakan bagian wajah suaminya yang terkena pukulan raket mengalami benjol dan memar. Laporan ke polisi dibuat di hari kejadian, Selasa (15/9) malam.

Paula mengatakan suaminya dan terduga pemukul tidak saling kenal. Mereka bertanding bersama karena dipertemukan dalam aplikasi komunitas olahraga sosial.

"Sekadar main bareng, jadi random gitu dari aplikasi. Bukan relasi sama sekali. Emang ketemu random aja," ucapnya.

Paula mengatakan pihak kepolisian sedang memproses laporan yang dibuatnya. Dia mengatakan pihak terduga pelaku juga sempat menghubunginya ketika video pemukulan sudah viral.

"(Terlapor) Udah (hubungi suami) kemarin, cuma dia ngajak ngopi. Kita maunya diproses secara hukum. Dia (kirim) chat katanya karena udah viral di medsos," tuturnya.