Al Imran mengatakan hasil pertemuan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama tim pelatih sebelum kembali menghadapi pemain Thailand itu di Nagoya.

"Mungkin perbedaannya lebih ke evaluasi dari kekalahan yang kemarin. Kalahnya di mana, salahnya di mana, itu lebih diperbaiki agar bisa main lebih bagus dan melihat celah-celahnya," ujar dia.

Kemenangan pertama itu sekaligus menjadi modal penting bagi Al Imran dalam persaingan Grup D yang juga dihuni Daisuke Fujihara dari Jepang dan Jianyuan Yang dari China.

"Anak-anak juga bilang kalau Grup D ini grup neraka karena unggulan Thailand, Jepang, dan China kumpul jadi satu. Makanya harus mempersiapkan diri lebih matang lagi dari sisi mental maupun fisik," kata Al Imran.