Dari hasil penyelidikan, setelah menghabisi nyawa korban di toilet, kedua pelaku kemudian memesan taksi online dengan tujuan ke Palmerah.
"Turun di Palmerah, jalan sampai ke Bendungan Hilir (Benhil). Di Benhil, di kiri jalan itu ada lahan kosong. Nah, di situlah dua pelaku mengubur anaknya dengan menggunakan kantong kresek. Untuk anaknya saat ini jenazahnya sedang diautopsi di Rumah Sakit Kramat Jati oleh dokter forensik," tutur Seala.
Setelah mendapat laporan itu, polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua pelaku. Dari hasil pendalaman, aksi pembunuhan itu diduga dilatarbelakangi motif ekonomi.