NADIKABAR.COM — Penampilan pedangdut di acara penutupan expo dan bazar Muktamar ke-35 NU di Jombang mendapat komentar negatif warganet. Ketua panitia menegaskan penampilan tersebut bagian dari penutupan expo dan bazar yang berada di luar area utama Muktamar.

Penanggungjawab Expo Muktamar ke-35 NU, Muhammad Alaikal Fajri menegaskan event musik tersebut untuk menutup expo dan bazar Muktamar ke-35 NU tersebut digelar di Desa Tambakrejo, Kecamatan/Kabupaten Jombang pada Senin (31/8) malam.

Penanggungjawab Expo Muktamar ke-35 NU, Muhammad Alaikal Fajri menjelaskan, Happy Asmara tampil sekitar pukul 21.30 WIB. Sesuai briefing, pedangdut kelahiran Kediri itu membawakan 7 lagu.

"Untuk bantu semua warga aja, untuk ending exposure, kan kita UMKM ya, sehingga exposure-nya kita sesuaikan dengan massanya, berbasis massanya," kata Alaikal, Selasa (1/9/2026).

"Ya alhamdulillah, teman-teman UMKM merasa bersyukur, kemudian bisa terbantu penjualannya tiga kali lipat, ya alhamdulillah," imbuhnya.

Menurut Alaikal, konser musik itu seharusnya diadakan pada tanggal 27, namun karena ada presiden, konser kemudian tak diperbolehkan dan baru digelar pada 31 Agustus.

Alaikal menegaskan, pihaknya tidak ujuk-ujuk menghadirkan pedangdut di puncak penutupan expo Muktamar ke-35 NU. Sebab awalnya, pihaknya berencana menampilkan Sabrang Mowo Damar Panuluh. Namun, Noe Letto itu berhalangan.

"Untuk konversi Denny Caknan yang tidak bisa, yang seharusnya tanggal 31, kemudian Denny Caknan itu bisanya tanggal 27. Tanggal 27 Presiden datang sehingga tidak boleh perform kan. Karena tidak boleh perform, ya akhirnya kita memilih Mbak Happy Asmara untuk perform," jelasnya.

Sebelumnya, pedangdut Happy Asmara sukses 'menggoyang' penutupan expo dan bazar Muktamar ke-35 NU di Jombang. Namun video penampilan Happy di event tersebut viral dan menuai komentar miring dari warganet.

Video perform Happy Asmara viral setelah diposting akun Instagram @expo.muktamarnu35. Dalam video ini, Happy bernyanyi dan berjoget dengan balutan busana tertutup dan berjilbab.

Meski begitu, banyak komentar negatif dari warganet yang mengira hiburan musik dangdut ini sebagai event penutupan Muktamar ke-35 NU.

Penanggungjawab Expo Muktamar ke-35 NU, Muhammad Alaikal Fajri menegaskan event musik itu digelar saat penutupan expo dan bazar ini di luar arena muktamar maupun Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

Envent itu, lanjut Alaikal, digelar di Desa Tambakrejo, Kecamatan/Kabupaten Jombang pada Senin (31/8) malam.