"Saya rasa orang-orang tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi antara saya dan Ferguson, termasuk percakapan kami dan persoalan di balik layar,"kata Tevez.
"Gary mengatakan bahwa saya tidak menghormati Ferguson. Dia tidak mengerti saya. Dia tidak mengerti situasinya."
Tevez mengaku sudah amat mencintai MU pada saat itu. Namun, karena janji Ferguson tak kunjung ditepati membuatnya kecewa hingga hilang rasa.
"Saya menikmati masa-masa yang luar biasa di United. Bagi saya, tim lain, City, seperti sebuah pembalasan dendam. Saya tidak mendapatkan kembali apa yang telah saya berikan," tegasnya.