"Kami juga menyesuaikan pekerjaan dengan kebutuhan masing-masing individu, antara lain melalui penggunaan alat bantu seperti karakuri atau alat bantu produksi yang dapat meringankan pekerjaan," ucapnya.

Nyoman menyebut saat ini, jumlah pekerja wanita di fasilitas produksi TMMIN telah mencapai lebih dari 200 orang.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyatakan tim Toyota sebagai bagian dari industri otomotif nasional siap mengikuti arah kebijakan pemerintah sesuai dengan kemampuan yang dimiliki perusahaan,  salah satunya melalui wacana produksi mobil nasional (mobnas).