"Spirit itulah yang kami lihat sejalan dengan ANTAM, yaitu nilai yang dibangun melalui kepercayaan dan tumbuh bersama masyarakat dari generasi ke generasi," ujar Handi.
Musik menyimpan nilai emosional, sementara emas menjaga nilai kekayaan (safe haven asset). Keduanya kerap diwariskan dan menjadi bagian dari perjalanan hidup sebuah keluarga. Sebagai produsen emas terbesar di Indonesia dan satu-satunya yang terakreditasi London Bullion Market Association (LBMA), ANTAM ingin hadir di momen-momen yang dekat dengan masyarakat.
"Ekonomi kreatif tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi sekaligus kebanggaan nasional. Kami berharap tanggal 30 Oktober nanti benar-benar menjadi 'Waktu Yang Dinanti', bagi UNGU, bagi Cliquers, dan bagi kita semua yang ingin merayakan karya dan kebanggaan Indonesia," tutup Handi.