"Laika, yang Ditinggalkan" menceritakan tentang rasa mendambakan sesuatu yang tak pernah cukup, menginginkan kasih yang tak datang, dan perjalanan sebuah rasa memohon berubah menjadi rasa marah," kata Nadin Amizah, dikutip dari laman resminya, Senin (31/8/2026).
Konsep album tersebut terinspirasi dari kisah Laika, anjing jalanan yang dikirim Uni Soviet ke luar angkasa dan menjadi hewan pertama yang mengorbit Bumi melalui misi Sputnik 2 pada 1957. Sejak awal, perjalanan tersebut dirancang sebagai misi satu arah sehingga Laika tidak memiliki kesempatan untuk kembali ke Bumi.
"Terinspirasi dari cerita tentang Laika, anjing pertama yang mengorbit luar angkasa, yang perjalanannya dari awal sudah diprediksi akan berakhir pada kegagalannya pulang," lanjutnya.
Kisah tersebut kemudian digunakan Nadin sebagai gambaran sosok utama dalam album Laika, yang Ditinggalkan. Laika digambarkan sebagai sosok yang hidup dalam kesendirian dan mendambakan kasih sayang. Ia menunggu seseorang datang dan memilihnya, berharap ada orang yang akhirnya memanggilnya sebagai miliknya.
Namun, yang datang ke kehidupan Laika justru sebuah tugas. Ia dikirim ke luar angkasa sebagai bagian dari ambisi manusia untuk membuktikan sebuah teori. Pesawat ruang angkasa yang membawanya bahkan dibuat dalam waktu hanya empat minggu dan dirancang untuk perjalanan satu arah tanpa jalan pulang.
"Laika menggambarkan sosok utama di album 'Laika, yang Ditinggalkan' yang mendambakan kasih sayang. Ia hidup dalam kesendirian, menunggu ada orang lain yang datang dan memanggil Laika sebagai miliknya. Tapi yang akhirnya datang ke hidup Laika adalah sebuah tugas, sebagai anjing bumi yang pertama pergi ke luar angkasa untuk membuktikan sebuah teori keserakahan manusianya, dengan pesawat ruang angkasa yang dibuat hanya dalam waktu empat minggu, pada perjalanan satu arah tanpa jalan pulang." sambungnya.