NADIKABAR.COM — Petenis Spanyol Carlos Alcaraz mengaku sempat mengalami keraguan terhadap kemampuannya untuk kembali ke performa terbaik setelah harus menepi lebih dari empat bulan akibat cedera pergelangan tangan pada awal 2026.
Namun, dukungan tim dan lingkungan terdekat membantunya melewati masa sulit tersebut hingga kembali tampil kompetitif di level tertinggi tenis dunia.
"Saya harus menjalani periode panjang di luar lapangan sehingga memiliki banyak waktu untuk berpikir dan merasakan berbagai hal. Ada saat-saat ketika saya yakin bisa kembali ke performa terbaik, tetapi ada juga momen ketika saya meragukan diri sendiri," kata Alcaraz, dikutip dari ATP, Selasa.
Petenis berusia 23 tahun itu kini membuktikan bahwa proses pemulihannya berjalan baik. Sejak kembali berkompetisi pada Agustus, Alcaraz telah meraih dua gelar, yakni di Tokyo dan Wina.
Gelar Erste Bank Open di Wina yang diraihnya pada Minggu (1/11) menjadi trofi keempat Alcaraz pada level tur sepanjang musim ini.
Ia mengatakan kepercayaan penuh terhadap tim menjadi salah satu faktor penting yang membantunya melewati masa pemulihan dan kembali menemukan konsistensi permainan.