dr Astuti menambahkan bahwa penggunaan alat ini disesuaikan dengan seberapa parah tingkat cedera pasien, karena tidak semua cedera di kaki harus menggunakan CAM Walker.

"Berbeda dengan pemakaian gips konvensional yang rigid dan tertutup, bootwalker mengizinkan pemakainya untuk bisa melepaskan alat tersebut secara mandiri," katanya.

"Seperti untuk mandi, tidur, dan dapat mengikuti program fisioterapi terarah, sehingga mencegah joint stiffness dan muscle atrophy (penyusutan massa otot) pasca-cedera," tutupnya.