Itu menjadi komunikasi terakhir Alfian dengan ayahnya. Sekitar pukul 12.00 WIB pada Minggu (13/9) Alfian dapat informasi dari saudaranya di Banjarmasin bahwa kapal yang ditumpangi ayahnya dikabarkan tenggelam.

"Tadi jam 12.00 saya ditelepon sama saudara yang di Banjarmasin, katanya kapalnya tenggelam," ungkapnya.

Mendapat kabar itu, Alfian datang ke Pelabuhan Tanjung Perak untuk mencari informasi mengenai keberadaan ayahnya. Ia mengaku telah ditemui Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak dan dimintai data serta nomor telepon pribadi.

"Saya disuruh ke Pelabuhan Tanjung Perak tanya info sama tim SAR-nya. Tadi ditemui sama Bapak Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Dimintai data sama nomor pribadi saya," katanya.

Alfian menyebut ayahnya bernama Ahmad Saudi dan berusia sekitar 40 tahun lebih. Ia berharap sang ayah dapat ditemukan dalam kondisi selamat.