"Wina adalah Kota Mozart, kota budaya nomor satu di dunia untuk konser. Semua komponis ternama dunia berkumpul dan membuat karya di sini. Ada sensasi ngeri juga karena, ini panggung dunia dan saya memainkan karya Mozart langsung di 'rumah' Mozart, seperti halnya seorang seniman yang memainkan gamelan Bali di Tabanan. Dengan dukungan orkestra dan konduktor ternama di gedung yang melegenda, momen ini menjadi bukti bahwa musisi Indonesia mampu berdiri sejajar di kiblat musik klasik dunia," tutur Alfred.

Penampilan Alfred Young di Wina ini merupakan panggung kedua dalam rangkaian tur Eropa. Sebelumnya, ia juga tampil memukau dalam konser privat eksklusif di Hungaria pada Senin malam, 28 September 2026 waktu setempat dan mendapat sambutan luar biasa dari penggemar musik klasik di negara yang berada sedikit ke tengah sebelah timur Eropa.

Melalui keberhasilan menaklukkan panggung Eropa, Alfred, membawa misi besar untuk menginspirasi anak-anak muda Indonesia agar tidak ragu bermimpi di kancah internasional. Ia ingin mematahkan stigma bahwa musik klasik adalah wilayah yang sulit ditembus oleh bakat-bakat asal Tanah Air.

"Selama ini masih sangat langka musisi asal Indonesia yang diundang tampil di panggung konser musik klasik Eropa. Melalui pencapaian ini, saya ingin membuktikan kepada anak-anak muda Indonesia bahwa dihargai dan diakui di panggung orkestra dunia bukanlah hal yang mustahil untuk diraih," pungkasnya mantap.