Dia mengatakan mata lele tahun ini terlihat banyak karena kemarau telah berlangsung cukup panjang. Dia menyebut kondisi itu tidak terjadi pada 2024 dan 2025.

"Nah, mata lele ini terjadi jikalau ada kemarau panjang seperti sekarang ini. Yang sebelum-sebelumnya seperti tahun 2025, tahun 2024 nggak ada," katanya.

Fenomena kemunculan mata lele sudah berlangsung sekitar satu pekan. Dia mengatakan puncak kemunculan mata lela terjadi pada Kamis (17/9).

Dia mengatakan mata lele yang berada di atas air sudah berkurang hari ini. Syarif menyebut mata lele tidak membuat air tersumbat.

"Kalau untuk dampak, mungkin tidak ada penyumbatan air, nah kalau misalnya ini paling cuma warna saja, jadi permukaan air tertutup," katanya.