NADIKABAR.COM — Pemadaman listrik menyebabkan lebih dari 50.000 pelanggan di La Palma, Kepulauan Canary, Spanyol, kehilangan aliran listrik pada Senin pagi (2/11) di tengah hujan deras yang melanda pulau itu.

Menurut operator jaringan listrik nasional Red Electrica, hingga pertengahan pagi, sekitar empat setengah jam setelah pemadaman dimulai, aliran listrik telah dipulihkan bagi sekitar 75 persen pelanggan yang terdampak.

Pemerintah Kepulauan Canary menyatakan listrik di pulau tersebut padam pada pukul 06.42 waktu setempat (13:42 WIB).

Sambaran petir menghantam gardu listrik sekitar pukul 04.00 pagi, memicu kebakaran yang melumpuhkan jaringan listrik tegangan menengah dan rendah.

Meski layanan sempat dipulihkan, kegagalan susulan di pembangkit listrik Los Guinchos menyebabkan pemadaman listrik di seluruh pulau. Penyebab pasti dari gangguan tersebut masih ditelusuri.

Pelabuhan, bandara, rumah sakit umum, dan Rumah Sakit Dolores di pulau tersebut tetap beroperasi dengan menggunakan sumber listrik cadangan.

Pemerintah daerah telah mengeluarkan peringatan curah hujan tingkat tertinggi untuk wilayah timur La Palma pada pukul 2 dini hari.

Petugas darurat juga melaporkan bahwa curah hujan di wilayah tersebut mencapai 62 milimeter dalam satu jam dan 138 milimeter dalam kurun waktu 12 jam.

Menurut siaran radio Spanyol, Cadena SER, petugas pemadam kebakaran juga menangani kebakaran rumah akibat badai, sementara beberapa insiden tanah longsor dilaporkan terjadi, meski dampaknya tidak separah yang diperkirakan.

Peringatan tingkat oranye untuk hujan lebat masih berlaku hingga Selasa pagi.

Kepulauan Canary tidak terdampak oleh pemadaman listrik pada April 2025 yang menyebabkan wilayah daratan utama Spanyol dan Portugal kehilangan aliran listrik selama sekitar 10 jam.

Panel ahli Eropa menyimpulkan pada Maret bahwa pemadaman sebelumnya disebabkan oleh sejumlah faktor, termasuk kegagalan dalam pengendalian tegangan yang mengakibatkan beberapa generator listrik terputus secara berurutan.

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia