Perbedaan tersebut justru menjadi warna tersendiri dalam Duality. Mereka tidak berusaha membuat salah satu karakter menjadi versi lain, melainkan membiarkan masing-masing identitas memberikan warna dalam satu karya.

"Bukan soal siapa yang sound-nya lebih ini atau lebih itu, tapi gimana dua karakter yang berbeda ini membawa warna masing-masing ke dalam satu musik," kata Alter Ego.

Proses kreatif Duality pun disebut berjalan cukup menyenangkan. Kesamaan selera musik membuat keduanya relatif cepat menemukan ide yang cocok.

"Biasanya kita bisa cepat tahu mana yang kita suka dan mana yang nggak. Tukeran ide, coba-coba, kadang ada yang langsung klik, kadang ya harus bongkar lagi. Tapi justru dari proses itu akhirnya bisa ketemu sama sound yang kita suka," tutur LadyDrie.

Duality menghadirkan tiga lagu, yakni Papi Lova, Obsession, dan Shake It!. Ketiga track dalam EP tersebut juga membawa mood yang berbeda.