Bahkan ketika Ferencvaros kehilangan satu pemain karena kartu merah pada menit ke-77, Milan tak bisa memaksimalkannya. Sepanjang 90 menit, mereka cuma mencatatkan dua peluang on target sementara lawan tampil berbahaya dengan transisi-transisinya, melepaskan hingga delapan ancaman ke gawang.
Amorim mengakui timnya memulai laga dengan sikap kurang tepat. Milan kurang urgensi saat menyerang dan malah lengah hingga melakukan kesalahan.
"Tidak ada penjelasan. Tidak ada yang bisa saya katakan, terutama soal babak pertama. Saya tak ingat kami pernah menunjukkan performa babak pertama lainnya yang seperti itu," kata Amorim kepada Sky Sport Italia.
"Ini soal ambisi, konsentrasi. Kami memberikan peluang-peluang, melakukan kesalahan-kesalahan bodoh. Kami tak siap untuk bermain malam ini."