Amorim menyadari hal itu ternyata tak bisa terus dilakukan. Ia mulai banyak mendengar masukan dari para pemain. Pelatih asal Portugal ini menyebutkan dibutuhkan variasi taktik dan kreativitas dari para pemain agar gaya mainnya tak lagi mudah dibaca.
"Keputusan itu selalu ada di tangan saya. Apa yang saya rasakan dalam pertandingan-pertandingan terakhir ini sama dengan yang saya rasakan saat di Manchester United, dan saya tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama. Terkadang kami tidak memiliki karakteristik yang pas untuk bermain dengan cara tersebut, dan jika itu masalahnya, kami harus beradaptasi," ujar Amorim dikutip dari Football Italia.
"Menurut saya, pendekatan hari ini berhasil; di pertandingan lain, kami bisa kembali menerapkan skema (build-up) dengan tiga pemain. Yang terpenting adalah memiliki variasi cara bermain. Hal ini sangat krusial di Italia karena para pelatih di sini sangat cerdas; mereka menerapkan penjagaan satu-lawan-satu dengan sangat baik," jelasnya.