NADIKABAR.COM — anak di Iran kembali masuk kelas setelah berbulan-bulan sekolah ditutup akibat perang Teheran dengan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah. Serangan AS sempat menghantam sebuah sekolah dan menewaskan 150 orang.
Dilansir AFP, Rabu (24/9/2026), para orang tua berjalan bergandengan tangan dengan putri-putri mereka--yang mengenakan seragam dan jilbab--saat tiba di sebuah sekolah dasar khusus putri di wilayah barat Teheran untuk hari pertama tahun ajaran baru.
Kegiatan belajar-mengajar sempat ditiadakan setelah perang pecah pada 28 Februari, ketika sebuah sekolah di kota Minab, wilayah selatan, terkena serangan yang menewaskan 120 anak.