1. Teknik Geofisika (42 responden): 50,5% melalui internet, 33,3% melalui relasi, 12,1% melalui ITB Career Center.2. Teknik Metalurgi (54 responden): 42,6% melalui internet, 29,7% melalui relasi, 12,9% melalui ITB Career Center.3. Teknik Perminyakan (80 responden): 59% melalui relasi, 16% melalui internet, 10% melalui ITB Career Center4. Teknik Pertambangan (74 responden): 46,5% melalui internet, 35,4% melalui relasi, 8,1% dihubungi perusahaan.
Dikategorikan berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia, terdapat lima kategori jenis usaha yang disajikan pada data Tracer Study ini berikut ini.
1. Kategori B - Pertambangan dan penggalian: 62% responden2. Kategori C - Industri pengolahan: 8% responden3. Kategori K - Jasa keuangan dan asuransi: 6% responden4. Kategori S - Aktivitas jasa lainnya: 5% responden5. Kategori J - Informasi dan komunikasi: 5% responden
Adapun, pada sajian data yang sama terdapat pula kategori perusahaan yang dibagi menjadi tiga yaitu perusahaan nasional, perusahaan multinasional, dan perusahaan lokal.1. Perusahaan nasional - 60% dari total respondenTeknik Geofisika: 64%Teknik Metalurgi: 56 %Teknik Perminyakan: 56%Teknik Pertambangan: 63%
2. Perusahaan multinasional - 26% dari total respondenTeknik Geofisika: 21%Teknik Metalurgi: 30 %Teknik Perminyakan: 33%Teknik Pertambangan: 19%
3. Perusahaan lokal - 14% dari total respondenTeknik Geofisika: 14%Teknik Metalurgi: 15 %Teknik Perminyakan: 11%Teknik Pertambangan: 18%
Data selengkapnya menunjukkan bahwa mayoritas lulusan FTTM ITB terserap di sektor pertambangan dan penggalian (62%), dengan didominasi bekerja di perusahaan nasional. Data ini dapat menjadi gambaran bagi calon mahasiswa yang sedang mempertimbangkan untuk bergabung dengan FTTM ITB.