"Sementara pada saat bersamaan Gibran selain elektabilitasnya tak mentereng plus tak punya partai. Bagi Golkar sepertinya tak rasional usung Gibran lagi," katanya.

Direktur Eksekutif Trias Politika Agung Baskoro juga memiliki pandangan senada. Dia melihat secara institusional koalisi pemerintahan saat ini lebih berkepentingan memastikan pemerintahan Prabowo berjalan hingga periode kedua.

"Secara institusional jelas ya bahwa koalisi pemerintah hari ini memang lebih fokus menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo sampai periode kedua dengan cawapres yang masih kita belum tahu siapa pendampingnya pasca tidak lagi Mas Gibran," kata Agung.

Menurut Agung, Golkar merupakan salah satu partai yang menjadi loyalis utama pemerintahan Prabowo. Hal itu, kata dia, terlihat dari komposisi kabinet saat in

"Karena Golkar menjadi loyalis utama yang hari ini mendukung secara optimal pemerintahan. Dan itu terbukti ketika posisi Golkar sekarang bertambah dengan kehadiran dua menko, yakni Menko Perekonomian atas nama Pak Airlangga dan Menko Hilirisasi Pak Bahlil," ujarnya.

Agung menilai komposisi tersebut menunjukkan posisi Golkar sebagai salah satu partai pengusung utama pemerintahan Prabowo.