Andra mengatakan, pihaknya memerintahkan fasilitas kesehatan di Cilegon untuk menyediakan obat-obatan yang berkaitan dengan kedua penyakit tersebut.

"Oleh karena itu, disediakan obat yang kemudian bilamana obatnya habis, masyarakat bisa cek apa mengontrol lagi di puskesmas terdekat dan kemudian mendapatkan obatnya," tuturnya.