NADIKABAR.COM — Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, meninjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 25 Koto Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Dalam kunjungan tersebut Andre mengatakan anak-anak senang menerima MBG setiap harinya.
Dalam kunjungan itu, Andre hadir bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Yopi Krislova, Kamis (29/10/2026). Kedatangan mereka disambut Kepala SD Negeri 25 Koto Panjang, Sugiyono, para guru dan siswa.
Andre menilai respons dari siswa dan guru menjadi alasan penting keberlanjutan program pemerintah. Andre mengajak publik tak menilai MBG hanya dari satu sisi dan mengesampingkan pendapat dari siswa, guru hingga pengalaman orang tua.
"Alhamdulillah, anak-anak senang. Mereka ingin program MBG ini dilanjutkan. Karena itu, mari kita turun ke lapangan, cek kondisi sebenarnya, kunjungi sekolah-sekolah, temui orang tua dan guru-guru. Indonesia ini luas, bukan hanya Jakarta. Kita harus melihat langsung kebutuhan masyarakat," ujar Andre dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/10/2026).
Andre mengatakan program MBG perlu dinilai berdasarkan pelaksanaan dan manfaatnya bagi masyarakat. Menurutnya, pengalaman sekolah dan penerima manfaat di berbagai daerah penting sebagai gambaran.
Andre juga mengajak unsur masyarakat untuk turun langsung melihat kondisi di lapangan. Ia berharap dengan demikian publik mendapat gambaran yang utuh terkait MBG di sekolah-sekolah.
"Kalau ingin mengecek kondisi di lapangan, ayo turun bersama. Temui sekolah, orang tua, dan guru-guru. Jangan hanya menerima informasi yang belum tentu sesuai dengan kenyataan. Kita harus melihat langsung apa yang sudah dikerjakan pemerintah dan apa yang masih perlu diperbaiki," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Yopi Krislova, menyampaikan terima kasih atas perhatian terkait pelaksanaan MBG. Ia menilai program tersebut diterima oleh pihak sekolah dengan baik.
"Terima kasih, Pak Andre. Program ini sangat baik dan diterima," ujar Yopi.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 25 Koto Panjang, Sugiyono, mengatakan program MBG mendapat sambutan positif. Program ini disebut mampu menjangkau 263 siswa di sekolah tersebut.