Aksi tersebut terjadi setelah jembatan penghubung sepanjang sekitar 15 meter terputus, sehingga akses masyarakat menjadi sangat terbatas. Kisah Dona kemudian menarik perhatian publik dan mendorong pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut.
Andre Rosiade mengawal langsung tindak lanjut pembangunan jembatan itu. Ia sebelumnya juga meninjau lokasi bersama sejumlah pihak dan mendorong pemerintah pusat agar menghadirkan akses yang lebih layak bagi masyarakat.
Meski pembangunan jembatan kini memasuki tahap tender, Andre menjelaskan bahwa akses jalan menuju jembatan masih membutuhkan penyelesaian administrasi di tingkat pemerintah kabupaten. Karena itu, ia berharap seluruh persyaratan dapat segera dituntaskan agar pembangunan jalan akses bisa diusulkan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) 2027.
"Kendala administrasi di kabupaten harus dilengkapi terlebih dahulu. Kalau sudah lengkap, akses jalannya bisa kita ajukan melalui IJD 2027," ujar Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar tersebut.
Dalam pertemuan dengan Menteri PU, Andre juga meminta agar pembangunan jembatan ini terus menjadi perhatian pemerintah. Dody Hanggodo menyambut baik koordinasi tersebut dan berharap seluruh persoalan administrasi maupun lahan yang berkaitan dengan pembangunan dapat segera diselesaikan sehingga pekerjaan berjalan sesuai rencana.